Para menteri dari negara-negara OECD dan Asia Tenggara menyambut Kanada dan Filipina sebagai ketua bersama baru untuk Program Regional Asia Tenggara OECD (SEARP).
Selama lebih dari satu dekade, Program ini berperan sebagai platform penting untuk menghubungkan OECD dan Asia Tenggara—yang merupakan salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi global, dengan gabungan PDB yang mencapai lebih dari USD tiga triliun—untuk mempromosikan reformasi nasional dan integrasi regional. Sejak diluncurkannya Program ini pada 2014, negara-negara Asia Tenggara telah lebih dari dua kali lipat meningkatkan adopsi mereka terhadap instrumen-instrumen OECD dan partisipasi mereka dalam badan-badan OECD. Hingga saat ini, negara-negara anggota ASEAN telah mengadopsi 67 instrumen-instrumen legal OECD.
"Dinamika ekonomi Asia Tenggara menjadikan kawasan ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan rantai pasokan global," kata Sekretaris Jenderal OECD Mathias Cormann dalam Pertemuan Dewan Menteri OECD. "Kami mengembangkan Kerangka Kerja Strategis OECD untuk Indo-Pasifik dan Rencana Implementasinya untuk terus memperdalam keterlibatan kami. Diskusi aksesi OECD untuk Indonesia dan Thailand, dua negara dengan perekonomian terbesar di kawasan Asia Tenggara, akan membantu upaya kedua negara tersebut untuk menjadi negara berekonomi maju dalam dua dekade ke depan. Kegiatan kami dengan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) mengenai kerja sama dan integrasi perekomian regional, serta dukungan khusus untuk negara-negara yang menyelaraskan diri dengan standar serta praktik terbaik OECD, bertujuan membantu kawasan Asia Tenggara mencapai potensi penuhnya."
Australia dan Vietnam telah menjadi ketua bersama Program SEARP sejak tahun 2022, di tengah masa pemulihan dari pandemi COVID-19, dengan fokus pada dukungan pemulihan ekonomi dan agenda-agenda reformasi. Di bawah kepemimpinan kedua negara tersebut, Program SEARP membantu para pemerintah di Asia Tenggara untuk menyeleraskan diri dengan standar-standar internasional serta berbagi praktik terbaik untuk mendorong investasi, meningkatkan konektivitas, dan menangani penghindaran pajak.
Hubungan OECD dengan Asia Tenggara memasuki fase baru dengan diluncurkannya diskusi aksesi untuk Thailand dan Indonesia pada 2024. Proses ini, yang mencakup tinjauan mendalam, dialog teknis, dan kerjasama dalam berbagai isu kebijakan, akan membantu mempercepat reformasi domestik, memperkuat kepercayaan investor, meningkatkan kesejahteraan, dan mendukung ambisi kedua negara untuk mencapai status negara berpendapatan tinggi. Keanggotaan kedua negara tersebut di masa depan juga akan memperkuat OECD dan para Anggotanya dengan membawa perspektif nasional dan regional yang baru ke dalam pembahasan kebijakan global.
Vietnam, sebagai ketua bersama yang akan mengakhiri masa jabatannya di SEARP, menjadi tuan rumah dua konferensi Program SEARP di Hanoi tentang daya tahan rantai pasok dan investasi berkualitas, selain menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan action plan dengan OECD yang berfokus pada kebijakan kompetisi, investasi, transisi hijau dan perpajakan. Pada awal tahun ini, Filipina yang merupakan ketua bersama baru juga menandatangani MoU dengan OECD, bersama dengan sebuah action plan untuk memperkuat kerja sama, di antaranya dalam bidang kebijakan makroekonomi, infrastruktur yang berkelanjutan, kompetisi, dan tata kelola korporasi. Filipina dan Singapura telah bergabung pula dalam Forum Inklusif untuk Pendekatan Mitigasi Karbon (IFCMA), yang merupakan inisiatif unggulan OECD yang dirancang untuk meningkatkan pengaruh global dalam upaya pengurangan emisi karbon.
Untuk mendapat informasi lebih lanjutmengenai kegiatan OECD di Asia Tenggara, kunjungi OECD dan Asia Tenggara.
Untuk informasi lebih lanjut tentang proses aksesi OECD, silakan lihat Aksesi ke OECD.
Para jurnalis dapat menghubungi Yumiko Sugaya di Kantor Media OECD (+33 1 45 24 97 00).
Bekerja sama dengan lebih dari 100 negara, OECD adalah forum kebijakan global yang mempromosikan kebijakan untuk mempertahankan kebebasan individual dan meningkatkan kesejahteraan dan sosial semua orang di dunia.